Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Desain dan keandalan laptop Apple membuatnya selalu ditanggap positif ketimbang produk lain di Internet. Namun, bukan berarti laptop-laptop berbasis W

10 Merek Laptop Terpopuler

Desain dan keandalan laptop Apple membuatnya selalu ditanggap positif ketimbang produk lain di Internet. Namun, bukan berarti laptop-laptop berbasis Windows tidak baik. LG dan Sony juga sering dibicarakan sebagai alternatif.

Yang mengejutkan adalah merek besar seperti Samsung dan Acer bahkan tidak masuk ke dalam daftar 10 besar merek laptop terpopuler di Internet.

Apple bisa jadi berada di posisi puncak dan selalu menjadi topik yang hangat dibicarakan karena ia cukup bisa memuaskan konsumen. Ada harga ada rupa. Memang rentang harga untuk jajaran produk Apple relatif mahal, apalagi jika dibandingkan laptop-laptop sejenisnya. Tetapi, dengan Apple, konsumen dijamin puas.

Sementara itu, laptop premium Sony Vaio diakui memiliki kemiripan dengan Mac, dari segi performa dan grafis. Sebab itu, Vaio kerap disebut-sebut 'Mac of Windows'. Wajar jika ia menghuni jajaran tiga besar dalam daftar.

"Pemain tengah" seperti Hewlett-Packards (HP) dan Asus memiliki koleksi laptop dengan harga yang variatif. Sehingga, mereka yang membeli laptop murah tetap mendapatkan layanan purna jual yang sama dengan mereka yang membeli laptop mahal. Ini juga sering menjadi topik hangat dalam diskusi di Internet.

Kecepatan rumor dan komplain yang menyebar di social media akan mengubah statistik. Berikut 10 merek laptop terpopuler di Internet yang dipublikasikan Amplicate:

Peringkat

MerekJumlah pesanKecintaan (dalam persentase)
1.

Apple

25.82764,78%
2.

LG

1.724

71,81%
3.

Sony2.432

52,34%
4.

Panasonic

150

78%
5.

Asus

168

62,5%
6.

HCL

37

56,76%
7.

Hewlett-Packard

21

52,38%
8.

Packard Bell

5

20%
9.

Medion

8

0%
10.

Fujitsu

42

28,57%

Rata-rata merek laptop

34.818

59,04%

Statistik dari Amplicate mengoleksi opini secara online yang melibatkan lebih dari 73 juta pesan di Twitter, Facebook, dan Amplicate sendiri. Pemeringkatan ini menghitung topik-topik yang saat ini dibicarakan di media sosial. Kalkulasinya berdasarkan opini baik positif maupun negatif dalam periode 3 bulan.

sumber : vivanews

Komputer 1 Milimeter Kubik

Komputer berukuran 1 mm kubik (Techreview)

Kemajuan teknologi memungkinkan perangkat elektronik untuk menjalankan sebuah fungsi yang sama dengan ukuran yang semakin mengecil.

Belum lama ini, situs Techreview mengupas sebuah sensor komputer nirkabel yang ukurannya hanya satu milimeter kubik. Alat supermini ini berfungsi sebagai sebuah implan yang dipasang di mata seorang penderita penyakit glukoma.

Kendati ukurannya yang sangat kecil, perangkat elektronik ini sudah menggabungkan berbagai jenis piranti keras, meliputi sebuah prosesor, memori, sensor tekanan, sel surya, film tipis baterai lithium, serta sebuah transmitter.

Alat besutan para ilmuwan dari University of Michigan itu berguna untuk membaca tekanan pada mata penderita glukoma selama 24 jam, dan mentransmisikan data tersebut kepada dokter yang menangani pasien tersebut.

Pembacaan tekanan oleh sensor diambil setiap 15 menit sekali, dan perangkat itu akan menyimpannya ke dalam memori, sebelum alat itu kemudian mengunggahnya ke perangkat eksternal. Sel surya alat ini ukurannya hanya 0,007 milimeter persegi secara konstan menyuplai baterai.

Sel surya ini harus disinari matahari sekitar 1,5 jam atau setidaknya terkena cahaya luar ruangan selama 10 jam.

Menurut insinyur dari University of Michigan, Dennis Sylvester, tantangan utama dari alat ini bukanlah ukuran rangkaian listrik yang sangat kecil, melainkan kecilnya tenaga listrik yang mampu disuplai oleh baterai. Semua komponen didesain untuk memakai tenaga listrik sesedikit mungkin.

Oleh karena itu, para ilmuwan membuat alat ini dengan teknologi pemrosesan 180 nanometer, bukan 32 nanometer. Sebab, semakin kecil rangkaian listrik, akan semakin banyak kebocorannya. Sementara, sel memori juga didesain untuk bekerja pada tegangan 400 milivolt, bukan 1 volt.

Sensor tekanan hanya mengonsumsi rata-rata 5,3 nanowatt. Prosesor bekerja pada 100 kilohertz (KHz) bukan 1 GHz seperti pada kebanyakan ponsel. Dan memori yang ada memiliki daya tampung 4 kilobit.

Dengan kapasitas yang kecil, perangkat transmitter nirkabel bertugas untuk mengirimkan data dari memori secara nirkabel ke sebuah tempat penyimpanan lebih besar yang jaraknya 10 cm dari letak alat implan ini.

Sensor kecil seperti ini tentu saja juga bisa dibuat untuk berbagai keperluan pengawasan biomedis lain, seperti menelusuri perkembangan tumor, mengawasi perkembangan polutan di lingkungan tertentu, atau menyediakan sistem pengamatan untuk tujuan keamanan.

sumber : vivanews (art)

Intel Core i7-2600K, Kenceng Namun Tetap Adem

Jakarta - Ada hal yang cukup menggiurkan dalam prosesor Intel Core i7-2600K. Meski digeber pada kecepatan tinggi, tidak ada gejala panas berlebih pada produk ini.

Core i7-2600K atau yang biasa dikenal sebagai salah satu keluarga Sandy Bridge, merupakan generasi kedua dari jajaran prosesor Intel Core i yang menduduki posisi tertinggi. Meski demikian produk ini dibanderol pada harga yang cukup masuk akal, yakni di kisaran USD 300.

Melihat dari spesifikasi yang diusungnya, produk ini jelas membawa segudang perbaikan. Misalnya terintergrasi dengan Graphic Processing Unit (GPU) yang konon bisa meningkatkan kinerja sistem. Baik ketika melakukan transcoding video, atau sekadar menyaksikan sajian High Definition (HD).

Selain itu ada fitur lain bertajuk Intel Quick Sync Video yang bisa memang dirancang untuk meningkatkan kualitas rendering prosesor ini. Hanya saja, fitur tersebut tidak aktif ketika pengguna memakai kartu grafis tambahan AMD Radeon atau Nvidia GeForce.

Secara default Intel Core i7-2600K berlari cukup kencang, yakni 3,4 GHZ dan dapat meningkat otomatis hingga 3,8 Ghz. Pun demikian jika merasa belum cukup, produk ini bisa di-overclock dengan mudah. Hanya bermodal cooling bawaan, prosesor ini bisa menyentuh kecepatan 4 Ghz.



Kencang, Adem, dan Hemat Daya

Tidak seperti generasi sebelumnya, Clarkdale, yang tergolong panas. Intel melakukan pembenahan pada arsitektur Sandy Bridge yang membuat prosesor ini cukup dingin, meski terus digeber pada kecepatan tinggi.

Intel Core i7-2600K memang terlahir dengan kecepatan 3,4 GHz dan secara otomatis bisa meningkat hingga 3,8 Ghz berkat fitur Turbobost. Namun jika dirasa belum cukup, prosesor ini masih bisa digeber lebih kencang karena memiliki multiplier yang tidak dikunci.

Hanya dengan pendingin bawaan, produk ini bisa mencapai 4 Ghz lebih dengan mudah. Bahkan jika ingin lebih serius, bisa ditingkatkan lagi dengan sistem pendingin yang lebih baik. Bahkan di beberapa kasus ada yang berhasil tembus hingga 5 Ghz. Wow!



detikINET coba sandingkan prosesor ini dengan motherboard GigaByte GA-P67A-UD4 yang menggunakan chipset Intel P67 Express. Hasilnya, temperatur hanya berkutat pada angka 25-30 derajat pada kondisi beban maksimun dengan casing terbuka. Terpaut sangat besar jika dibandingkan Core i7 965 yang mencapai 50 derajat pada kondisi yang sama.

Beberapa pengujian pun Intel Core i7-2600K lebih unggul dari Core i7 965. Meski tak terpaut jauh, namun performanya patut diacungkan jempol mengingat perbedaan harga yang nyaris dua kali lipat di pasaran.

Untuk catu daya, prosesor ini akan memakan sekitar 75 watt pada kondisi idle dan meningkat hingga 140 watt pada kondisi beban maksimal. Jadi sudah sepantasnya pengguna memakai power supply dengan kapasitas di atas 500 watt.



Performa

Rasanya memang belum afdol jika tidak mengukur performa Core i7-2600K dengan berbagai aplikasi pengujian. Sebagai bahan pertimbangan, detikINET tidak hanya melakukan benchmark sintetis, melainkan juga dengan kalkulasi rumit melalui Microsoft Excel.

Pada 3DMark 06, skor CPU yang berhasil ditorehkan Core i7-2600K mencapi 6681. Lebih unggul dari Core i7 965 yang hanya mendapat 5670. Sebagai catatan, Core i7 965 memiliki 4 core (8 thread), 3,2Ghz, dan sudah mengusung triple channel.

Dari hasil ini sudah terlihat jika performa tiap core di arsitektur Sandy Bridge ini terbilang baik, cukup pantas dengan banderol harga yang diberlakukan.

Selain pada 3DMark 06, hasil serupa juga didapat pada pengujian lain seperti CineBench, 3DMark Vantage, dan PC Mark Vantage.



Selain melalui aplikasi benchmark di atas, detikINET juga sedikit bermain dengan kemampuan mengolah file video yang menjadi salah satu andalan produk ini.

Mengkonversi format Mov ke MKV pada resolusi 1080 pixel membutuhkan waktu sekitar 3 menit 42 detik tanpa menggunakan GPU encoding. Itu untuk video berdurasi 5 menit dengan ukuran sekitar 400 MB.

Selain itu, pengujian juga dilakukan dengan simulai perhitungan table di Microsoft Excel menggunakan file Montecarlo dan Number Crunch. Hasilnya, setelah tiga kali pengujian Core i7-2600K mendapatkan angka 11 detik untuk Montecarlo dan 3401 milidetik untuk Number Crunch.

Kesimpulannya, Core i7-2600K mampu memberikan nilai lebih berkat performa yang dahsyat dan harga yang kompetitif. Meski sempat diterpa kabar kurang sebab dengan chiptset pendukung yang tidak berfungsi baik, namun prosesor ini tetap pantas menjadi rujukan para penggila komputer yang mementingkan performa.

Di pasaran, Intel Core i7-2600K dibanderol pada kisaran harga Rp 2,9 juta. Sedangkan beberapa seri di bawahnya seperti, Core i7 2600, Core i5 2500, Core i5 2400, Core i5 2300 dipatok mulai dari Rp 1,6 juta hingga Rp 2,6 juta.



Spesifikasi:
Proseor: Intel Core i7-2600K
TDP: 95W
Core/Thread: 4/8
Kecepatan: 3,4Ghz
Turbobosst: 3,8Ghz
L3 cache: 8MB
Socket: LGA 1155

Hasil Benchmark:
3DMark 2006: 6681
3Dmark Vantage: 23421
Montecarlo: 11,3 detik
Number Crunch: 3401 milidetik


Dalam mereview produk ini, detikINET menggunakan Motherboard GigaByte GA-P67A-UD4, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 4GB, ASUS VH226, AMD Radeon HD 6870, dan sistem operasi Windows 7 Home Premium 64bit.

Sumber : detikinet.com

Anti Virus Artav bikinan anak Indonesia



Bandung - Kemampuan Artav, antivirus buatan Arrival Dwi Sentosa dan Taufik Aditya Utama dapat acungan jempol dari ahli forensik digital Ruby Alamsyah.

Dalam acara kuliah umum di Aula Timur ITB, Arrival Dwi Sentosa dan Taufik Aditya Utama membeberkan jeroan antivirus buatannya. Tak hanya menceritakan proses pembuatannya, mereka juga menantang audiens untuk menjajal antivirus tersebut.

"Siapa yang memiliki flashdisk silakan di-scan pakai Artav. Nanti akan ketahuan ada virusnya atau tidak," ucap mereka.

Tantangan ini pun disambut oleh Ruby Alamsyah, praktisi TI yang kerap kali muncul ke media kala kasus skimmer di ATM mengemuka beberapa waktu silam. Dia langsung memberikan satu flashdisk.

Dalam waktu singkat, Artav pun berhasil mendeteksi dan mengkarantina virus yuyun.ink. Sontak, tepuk tangan lebih dari 500 peserta kuliah umum pun membahana.

Ruby tak bisa menutupi kekagumannya terhadap anti virus tersebut. "Ini luar biasa," katanya singkat.

Yuyun.ink merupakan virus lokal yang tengah populer di masyarakat. Virus ini memiliki kemampuan untuk mengubah file .ink sehingga merusak sistem operasi yang ada.

Tak hanya kagum, Ruby pun memberikan masukan kepada kedua bocah ini. Mereka ditantang untuk menambahkan fitur untuk mengkoreksi virus yang ada di database. Sehingga lebih mempercepat waktu scanning.

"Iya. Kita masih kembangkan. Fitur itu juga salah satu fitur yang akan kita tambahkan," kata Arrival saat berbincang dengan detikINET usai presentasi.

Saat ini sudah ada 1.031 jenis virus dalam database Artav. Variannya sendiri sudah 500.000-an varian.

Sumber : detik.com

Pentingnya Open Source Software

Dalam pekerjaan sehari-hari dengan komputer, kita sering menggunakan beberapa perangkat lunak komersial yang sudah terkenal seperti Microsoft Windows sebagai sistem operasi, Microsoft Office sebagai aplikasi perkantoran, Adobe Photoshop dan Corel Draw sebagai aplikasi untuk desain dan gambar, Microsoft Visio sebagai aplikasi untuk membuat diagram, Microsoft Outlook untuk membaca dan menerima e-mail ataupun Microsoft Project sebagai aplikasi untuk melakukan manajemen proyek. Dan Software tersebut memiliki lisensi dan harus membelinya agar dapat digunakan secara sah. Harga software lisensi tersebut mulai dari ratusan hingga ribuan dolar AS per perangkat lunak? Jika Anda membeli beberapa perangkat lunak asli tersebut untuk digunakan ke dalam komputer, tentu Anda akan mengeluarkan biaya yang besar, bahkan bisa melebihi harga sebuah komputer. Bagaimana kita tetap dapat menggunakan komputer dan tidak melanggar hukum tanpa mengeluarkan biaya besar?

Solusinya kita harus menggunakan Open Source Software, yang kini telah tersedia berbagai ragam yang dapat di-"download" secara gratis dan disebarluaskan dengan bebas. Selain itu, karena dibangun oleh suatu komunitas yang saling bertukar informasi di seluruh dunia, perangkat lunak jenis ini berkembang dengan cukup baik.
Berikut ini beberapa jenis perangkat lunak open source software :
1) LINUX
LinuxAnda dapat mengganti Microsoft Windows yang Anda gunakan setiap hari dengan sistem operasi Linux. Sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Trovald ini telah menjadi alternatif terbaik untuk menggantikan Microsoft Windows. Banyak varian dan distribusi Linux yang dikembangkan dengan tampilan yang sangat bagus. Misalnya Ubuntu, Mandrake, dan Fedora adalah distribusi Linux yang cukup mudah digunakan oleh orang awam.
2) OPEN OFFICE
Salah satu aplikasi perkantoran yang paling tepat untuk menggantikan Microsoft Office adalah Open Office. Perangkat lunak ini dikembangkan secara khusus oleh sebuah perusahaan besar yaitu Sun Microsystem namun tersedia secara gratis. Dalam sebuah paket Open Office tersedia banyak aplikasi yang mampu menggantikan tugas Microsoft Office. Bahkan Open Office mampu membuka file yang disimpan dengan format Microsoft Office.
3)GIMP
Jika Anda senang melakukan desain dan menggambar, Anda dapat menggunakan aplikasi GIMP. Anda dapat memodifikasi foto dan gambar Anda dan menyimpannya dalam berbagai format file gambar. Dan perangkat lunak ini dapat secara gratis Anda dapatkan sebagai pengganti aplikasi Adobe Photoshop atau Corel Draw yang harganya tentu sangatlah mahal.
4) Dia
Microsoft Visio tentulah menjadi perangkat lunak yang bagus untuk membuat diagram. Namun tahukah Anda bahwa Anda juga dapat membuat diagram dengan perangkat lunak yang gratis dan legal? Perangkat lunak tersebut memiliki nama Dia. Dengan perangkat lunak ini, Anda dapat membuat berbagai diagram dengan format menarik.
5) Mozilla Thunderbird
Anda sering menerima e-mail di Microsoft Outlook? Anda bisa menggunakan alternatif aplikasi e-mail yang disebut sebagai Mozilla Thunderbird untuk menerima, membaca dan mengirim e-mail Anda. Selain itu Mozilla Thunderbird juga dilengkapi dengan News Reader untuk membaca berbagai berita terbaru.
6) Gantt Project
Jika Anda seorang yang ditugasi melakukan manajemen proyek, Anda tentu biasa menggunakan Microsoft Project untuk melakukan tugas ini. Namun Anda dapat juga menggunakan alternatif perangkat lunak gratis yaitu Gantt Project yang memiliki kesanggupan seperti Microsoft Project.

Semua perangkat lunak open source yang disebutkan di atas (kecuali Linux) dapat dijalankan pada sistem operasi Microsoft Windows maupun Linux dengan berbagai varian dan distribusinya. Tentunya Anda dapat menghemat dari ratusan hingga ribuan dolar AS jika Anda mulai menggunakan perangkat lunak open source. Selain yang disebutkan di atas, masih banyak lagi perangkat lunak open source yang bisa Anda gunakan sebagai alternatif dari perangkat lunak komersial.

Meski semua perangkat lunak open source dapat diperoleh dan disebarkan dengan gratis, namun dari segi kualitas perangkat lunak open source telah melalui serangkaian pengujian seperti halnya perangkat lunak komersial. Bahkan beberapa perusahaan besar pun juga telah ikut serta dalam pengembangan perangkat lunak ini.

Memang jika pertama kali Anda beralih ke perangkat lunak open source, kemungkinan Anda belum terbiasa menggunakannya karena tata letaknya yang sedikit berbeda dengan perangkat lunak komersial yang biasa Anda gunakan. Namun Anda bisa mulai mencobanya dan tentunya Anda akan menjadi terbiasa. Selain itu Anda juga tidak akan dibebani biaya yang mahal serta bisa jadi beban moral karena menggunakan perangkat lunak komersial yang ilegal.

sumber : wordpress

20 awesome free OS download

For the last few days, Windows 7 is just about the only OS anyone has been talking about. I figured it was high time for us to share the love and take a look at some other interesting free, downloadable operating systems.

Here's a collection of 20 that are worth checking out. There are plenty more, so if you'd like to add your favorites, share them in the comments!

1) Fedora 10 (pictured)
- One of the few live distros that didn't have any trouble with the hardware on my MSI Wind netbook. My acid test: can it properly suspend and wake? Yes - and it does it faster than Windows XP, Vista, or Windows 7. OpenSUSE and Ubuntu both failed to resume properly.

2) Damn Small Linux
- I wouldn't feel right not listing Damn Small. It's pretty amazing what you can do with a whole OS that's not much bigger than most Windows antivirus applications. 50mb gets you Firefox, XMMS, VNCViewer, MS Office Viewer, and much more. It's also easily extendable through the MyDSL service or by using the apt command.

3) Linux Mint
- While it's based on Ubuntu, Mint has some features that I think make it a bit more user-friendly. For starters, there are several easy ways to find and install new software including the dead simple Mint Software Portal. Find an app, click the install button, bada bing!

4) 64 Studio
- If you're into digital content creation of any kind - audio, video, or graphics - 64 Studio is a distro worth downloading. It's packed full of awesome multimedia apps and, contrary to the name, is available for 32-bit platforms as well.

5) live.linux-gamers.net
- One of the big complaints about Linux is "Where are the games?" If you'd like to see some, why not download a live DVD that contains a truckload that you can run without even installing anything? FPS, racing, platformer, you name it - this disc has it covered.

6) Slax
- This has always been one of my favorite light Linux distros. It's about 200mb and includes plenty of great apps. It includes a really slick boot option as well: to act as a PXE server, allowing other machines on your LAN to boot Slax over the network.

7) NimbleX
- If you're looking for a lightweight base to run virtual PCs on, check out NimbleX. It's the smallest distro I've seen that comes with Sun's Virtual Box. You can even customize your ISO on the web site before you download it if you want. Awesome.

8) Haiku
- Inspired by BeOS, Haiku strives to provide an environment that is simple enough for beginners to use, yet powerful enough for more experienced users to enjoy as well. As they say on their web site, Haiku wants to be "free of unnecessary complexities." There's also Zeven OS, a Linux distro with BeOS-inspired visuals.


9) ReactOS
- Definitely an ambitious project, ReactOS is trying to produce a free, non-linux environment that is fully compatible with Windows applications and drivers. It's got a long way to go, but it's an interesting project to keep your eye on.

10) Mac-on-stick
- Sure, OSX is pretty and functional, but can it fit on a 32mb flash drive? Mac-on-stick is a complete Mac OS 7.0.1 environment that runs on Windows, Mac, Linux, and even Pocket PC. Use it to run old-school apps or classic games like Dark Castle. It's also part of the Portableapps.Com suite.

11) OSX86
- No, there's no link for this one, gang. I've included OSX86 (which you can probably find yourself on any major torrent tracker by searching for kalyway) because it's an amazing example of what an enthusiastic computing community can accomplish. There's even a customized version floating around that is tailored for the MSI Wind netbook..

12) NetBSD
- If you're not interested in trying the Hackintosh thing, why not play around with OS X's foundations? One of the great things about NetBSD is the amazing number of hardware platforms it can run on, including the Playstation 2 and Sega Dreamcast. You may also want to try Jibbed, a lightweight NetBSD livecd spinoff that runs XFCE4.

13) Open Solaris
- The good folks at Sun play a big part in the development of a pretty mean free OS. Open Solaris is incredibly stable and is designed for reliability and network performance. It makes an excellent foundation for NAS devices and servers.

14) FreeNAS
- Speaking of NAS, if you've got an old junker around that you'd like to turn into something useful, FreeNAS is a nice option. It's a barebones distro based on FreeBSD and is designed to turn old hardware into simple network attached storage.

15) IE Application Compatibility VPC Images
- More free stuff from Microsoft? The VPC images include .vhd files of XP and Vista machines that can be run inside Virtual PC to test applications in different Windows OSes with different versions of IE.

16) VICE
- Again not technically an OS, but I'm not sure anyone is really looking to multiboot the Commodore 64 or VIC20 operating systems. The VICE emulator will also run C128, PLUS4, and PET programs.

17) GeeXboX
- Another great use of an outdated machine is to turn it into a media server/HTPC and GeeXboX is an excellent operating system to power it. There's even an ISO generator that runs on Mac and Windows that you can use to build a customized GeeXboX disc with different themes, languages, network settings, and more.

18) Untangle
- Untangle is a free, open source gateway that is available as both a full-blown OS and a Windows application. The Windows "app" is a nice option if you don't have the hardware to spare for a standalone gateway machine.

19) Ultimate Deployment Appliance
- UDA is a slick VMWare appliance that allows you to easily serve ISO images via a PXE environment. I love it. No more griping about badly scratched Vista or XP install discs, I just boot via the LAN interface instead.

20) gParted
- If you're using a "questionably legal" solution like Hiren's Boot CD to manage drive partitions, you should give gParted a try. The interface and functionality is very similar to Partition Magic, and gParted is totally free and open source.

source : downloadsquad

Shorcut di IE7 untuk Percepat Browsing


Keyboard (ist.)

Jakarta - Dengan tombol shortcut di browser Internet Explorer 7 (IE7), yakni dengan menekan kombinasi tombol yang ada di keyboard, waktu dalam menjelajahi internet semakin efektif. Shortcut memungkinkan kita lebih cepat memanggil fungsi-fungsi yang ada di IE7.

Berikut ini beberapa shortcut yang berhubungan dengan tabs di IE7 untuk mempercepat browsing, yang dikutip detikINET dari Vlaurie, Rabu (11/6/2008):

1. Ctrl+click: membuka link dalam sebuah tab baru.
2. Ctrl+t: membuka sebuah tab kosong.
3. Ctrl+tab: untuk berpindah dari satu tab ke tab lain.
4. Ctrl+shift+tab: berpindah dari satu tab ke tab lain dengan arah kebalikan dari Ctrl+tab.
5. Ctrl+w: menutup tab yang sedang dibuka.
6. Ctrl+q: membuka tab dalam tampilan thumbnail
7. Ctrl+n: membuka window browser baru
8. Klik link dengan scroll mouse: membuka link dalam sebuah tab baru.
9. Klik tab dengan scroll mouse: menutup tab yang sedang dibuka.

(detikinet)

Mempercantik Windows dengan MSStyle



Theme Windows (ist.)

Jakarta - Untuk mempercantik tampilan Windows, MS Style bisa menjadi salah satu solusinya. Ms Style adalah semacam add-ons/theme yang dibuat oleh Microsoft untuk mengubah tampilan (theme) Windows.

Ada banyak situs yang menyediakan file Ms Style yang cantik dan menarik. Salah satunya adalah studiotwentyeight.com. Melalui situs ini, Anda dapat mendownload wallpaper terbaik dengan kualitas gambar yang sangat baik (High Quality Wallpaper), icon-icon pengganti icon standar windows dan yang pasti Anda bisa mendownload file-file Ms Style.

Untuk dapat mempercantik tampilan Windows dengan menggunakan Ms Style, Anda membutuhkan software UXTheme Multi-Patcher (Neowin Edition) 4.0.

Berikut caranya:

1. Download dan instal UXTheme Multi-Patcher (Neowin Edition) 4.0
2. Restart komputer.
3. Download file Ms Style yang Anda inginkan di www.studiotwentyeight.com
4. Extract file Ms Style ke C:\Windows\Resource\Themes
5. Buka Display Properties > Appearance > Windows and Button
6. Pilih theme Ms Style yang Anda inginkan dan klik tombol Apply.

Selamat mencoba!

(detikinet)

Metode Mempercepat Browser Firefox



Firefox (ist.)

Jakarta - Bagi pengguna Firefox yang ingin menambah kecepatan browser, metode-metode berikut ini bisa dicoba, seperti dikutip detikINET dari Online-tech, Jumat (20/6/2008).

Metode 1:

  1. Buka browser Mozilla Firefox.
  2. Ketik 'about:config' pada address bar, lalu tekan enter.
  3. Turunkan halaman sampai Anda menemukan kalimat 'browser.tabs.showSingleWindowsModePrefs', lalu double klik sehingga settingannya menjadi 'true'.
  4. Turunkan lagi halaman Firefox sampai Anda menemukan baris berbunyi 'network.http.pipelining', lalu double klik sehingga settingannya juga menjadi 'true'.
  5. Terakhir, turunkan lagi halaman Firefox dan carilah baris yang berbunyi 'network.http.pipelining.maxrequests', lalu double klik. Anda akan disuguhi sebuah window pop up. Ubahlah angka di pop up itu menjadi 60. Kemudian tekanlah 'Ok'.
  6. Tutup Firefox lalu coba buka kembali. Jika tidak ada masalah, Firefox Anda akan terbuka 10-40 persen lebih cepat daripada sebelumnya dengan langkah-langkah seperti di atas.

Metode 2:

Langkah mujarab lain untuk meningkatkan kecepatan Firefox adalah dengan menggunakan add-on untuk Firefox bernama FasterFox. FasterFox ini membuat pemakaian bandwidth lebih efektif sehingga bisa mempercepat performa Firefox. Anda bisa mendownload FasterFox di alamat: http://fasterfox.mozdev.org.

(detikinet)